Mengenali Bentuk-Bentuk Kromosom yang Ada Dalam Tubuh Manusia
- Content Admin
- 21 Des 2025
- 4 menit membaca
Bentuk-Bentuk Kromosom - Setiap tubuh manusia akan mengalami pertumbuhan, perkembangan, hingga mewarisi sifat-sifat dari orang tuanya. Hal itu terjadi karena peran kromosom yang menyimpan seluruh informasi genetik di tubuh manusia. Tahukah Anda, ternyata ada beberapa macam bentuk-bentuk kromosom yang ada di dalam tubuh manusia?
Artikel ini akan membantu Anda memahami tentang apa itu kromosom, jenis berdasarkan fungsinya, dan bentuk-bentuknya. Selain itu, artikel kali ini juga akan membantu Anda memahami bagaimana peran kromosom dalam tes DNA.
Apa Itu Kromosom?

Sebelum memasuki penjelasan tentang bentuk-bentuk kromosom, mari kita pahami terlebih dahulu tentapa apa itu kromosom. Jadi, kromosom adalah sebuah struktur kecil yang terdiri dari untaian DNA dan protein histon yang terletak di dalam inti sel. Kromosom ini memiliki fungsi untuk menyimpan informasi genetik yang mengatur pertumbuhan, perkembangan, hingga fungsi tubuh. Di mana, setiap kromosom membawa gen-gen penentu karakteristik seseorang yang diwariskan dari orang tua.
Setiap manusia memiliki 46 kromosom yang tersusun menjadi 23 pasang. Yang terdiri dari 22 pasang kromosom tubuh (autosom) dan 1 pasang kromosom seks (gonosom) yang menentukan jenis kelamin. Kromosom - kromosom tersebut memiliki peran untuk menjaga identitas genetik dan memastikan setiap sel tubuh berfungsi dengan baik. Sehingga, seorang bayi dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa.
Jenis Kromosom Berdasarkan Fungsi dan Perannya
Terlepas dari macam bentuk-bentuk kromosom dalam tubuh manusia, ada dua jenis kromosom yang terbagi berdasarkan fungsinya:
Kromosom Autosom
Pertama, ada kromosom autosom atau kromosom yang tidak terlibat dalam penentuan jenis kelamin biologis. Akan tetapi, kromosom ini memiliki peranan dalam mengatur sifat dan fungsi tubuh manusia. Setiap manusia memiliki 22 pasang kromosom autosom dengan jumlah total sebanyak 44 kromosom. Fungsi utama kromosom autosom meliputi:
Menjadi dasar pewarisan genetik: Anak akan menerima satu autosom dari ayah dan satu dari ibu. Kombinasi gen ini menciptakan keunikan genetik setiap individu.
Mengontrol aktivitas sel dan pertumbuhan: Autosom membawa gen yang mengatur proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan tubuh.
Kromosom Gonosom
Kemudian ada kromosom gonosom atau pasangan kromosom yang menentukan jenis kelamin biologis seseorang. Setiap manusia hanya memiliki 1 pasang kromosom gonosom atau dengan jumlah total 2 kromosom.
Perempuan memiliki dua kromosom X (XX).
Laki-laki memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y (XY).
Perbedaan kombinasi kromosom antara laki-laki dan perempuan akan memengaruhi perbedaan hormon dan karakteristik sekunder keduanya. Seperti pembentukan organ reproduksi laki-laki yang dipengaruhi oleh kromosom Y yang membawa gen SRY (Sex-determining Region Y).
Bentuk-Bentuk Kromosom yang Ditemukan dalam Tubuh Manusia

Peneliti menemukan beberapa bentuk-bentuk kromosom di dalam tubuh manusia, yaitu sebagai berikut:
1. Metasentrik
Bentuk yang pertama adalah kromosom metasentrik yang memiliki sentromer di tengah.
Kromosom jenis ini memiliki lengan p dan q yang hampir sama. Sehingga, bentuknya terlihat seperti huruf “X” yang simetris saat diamati dibawah mikroskop. Bentuk ini dinilai dapat memaksimalkan pembelahan sel yang seimbang karena distribusi kromosom ke dua sel anak berlangsung secara stabil. Karenanya, kromosom metasentrik cenderung lebih stabil jika dibandingkan dengan bentuk kromosom yang lainnya.
2. Submetasentrik
Bentuk kedua yaitu kromosom submetasentrik dengan sentromer yang terletak di sedikit atas atau sedikit bawah. Sehingga, kromosom ini memiliki lengan yang lebih pendek dari yang lain. Saat dilihat di bawah mikroskop, bentuknya terlihat agak asimetris. Meskipun begitu, posisi sentromer pada kromosom ini dinilai tidak memengaruhi fungsi utama kromosom. Akan tetapi, bentuk ini dapat menjadi penanda penting dalam studi genetik dan sitogenetik.
3. Akrosentrik
Berikutnya, ada jenis kromosom akrosentrik memiliki sentromer yang terletak sangat dekat dengan salah satu ujung kromosom. Alhasil, satu lengan (p) sangat pendek dan lengan lainnya (q) sangatlah panjang. Bahkan, terkadang bagian ujung pendeknya tampak seperti “tangkai kecil” yang disebut satellite. Karenanya bentuknya yang tidak simetris, bentuk ini cenderung lebih rentan terhadap mutasi struktural. Hal ini dikarenakan bagian pendek kromosom akrosentrik dapat lebih mudah hang atau bergabung dengan kromosom lain (translokasi).
Apa Fungsi Kromosom dalam Tes DNA?
Selain bentuk-bentuk kromosom yang beragam, ternyata kromosom juga memegang beberapa fungsi dalam tes DNA:
1. Sumber Informasi Genetik
Pertama, tes DNA dilakukan dengan cara menganalisis DNA yang berasal dari kromosom di inti sel. Sehingga, kromosom merupakan gudang informasi genetik yang digunakan sebagai sumber. Karenanya, kromosom dapat digunakan untuk membandingkan kesamaan genetik antara dua individu.
2. Marker Genetik pada Kromosom
Kemudian, kromosom memiliki marker genetik atau urutan DNA dengan lokasi yang spesifik di kromosom. Marker genetik atau yang juga dikenal dengan penanda genetik sering digunakan untuk mengenali keunikan kromosom dari setiap individu. Selain itu, penanda genetik juga dapat digunakan untuk melacak pewarisan gen atau variasi genetik lainnya.
3. Pewarisan Sifat dari Orang Tua
Seorang anak akan menerima satu set kromosom dari ibu dan satu set kromosom dari ayah. Sehingga, tes DNA dapat mengidentifikasi bagian genetik yang berasal dari ayah atau ibu. Hal inilah menjadi dasar acuan untuk tes paternitas, maternitas, dan analisis keturunan.
4. Bisa Mengetahui Hubungan Biologis Ayah/Ibu dan Anak
Dalam tes DNA paternitas, analisis dilakukan dengan membandingkan kromosom anak dengan kromosom laki-laki yang diduga sebagai ayah kandung. Jika pola gen pada kromosom cocok hingga 99.99%, maka laki-laki tersebut dapat dipastikan sebagai ayah biologis.
5. Menelusuri Garis Keturunan Paternal atau Maternal
Kemudian, kromosom juga digunakan dalam tes DNA keturunan untuk melacak garis keturunan:
Y-DNA Test: Melacak garis keturunan dari sisi ayah dan hanya dapat dilakukan oleh laki-laki (paternal).
mtDNA Test (mitochondrial DNA): Melacak garis keturunan dari sisi ibu dan dapat dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.
Autosom Test: Melacak garis keturunan dari kedua orang tua.
Dapatkan layanan tes DNA yang aman, akurat, dan kredibel bersama Global Doctor Indonesia yang telah bekerja sama dengan DDC di Indonesia dan Amerika Serikat. Anda bisa mengunjungi secara langsung klinik kami yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Atau jadwalkan waktu pertemuan dengan tenaga medis kami melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051.
Baca Juga:
Referensi Sumber:
https://medlineplus.gov/genetics/understanding/basics/chromosome/
https://www.genome.gov/about-genomics/fact-sheets/Chromosomes-Fact-Sheet
https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/chromosome-morphology
https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/10119-dna-paternity-test
https://medlineplus.gov/genetics/understanding/inheritance/howgenesareinherited/





Komentar