DNA Bisa Berubah? Ini Penjelasan Tentang Faktor yang Dapat Mendorong Perubahan
- Content Admin
- 22 Mar
- 4 menit membaca
DNA Bisa Berubah - Setiap makhluk hidup memiliki susunan DNA yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan seluruh informasi yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup. Namun pada kenyataannya, DNA bisa berubah dalam kondisi tertentu. Di mana, perubahan yang terjadi secara alami maupun dipicu oleh faktor eksternal.
Artikel kali ini akan mengajak Anda untuk membahas tentang apa itu DNA dan faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahannya. Selain itu, Anda juga akan diajak untuk memahami bagaimana cara mendapatkan informasi tentang DNA dan tips untuk mendapatkan layanan tes DNA yang terpercaya.
Apa Itu DNA?

Sebelum memahami bagaimana DNA bisa berubah, mari kita pahami tentang apa itu DNA. Jadi, DNA atau Asam Deoksiribonukleat adalah sebuah molekul yang berfungsi untuk membawa informasi genetik di dalam sel dari semua makhluk hidup. DNA juga berfungsi sebagai informasi dasar yang berkaitan dengan instruksi perkembangan, pertumbuhan, hingga fungsi tubuh. Dengan kata lain, DNA memiliki peran dalam mengatur bagaimana sel bekerja dan bagaimana sifat biologis diwariskan dari orang tua ke anak.
Kemudian, DNA terdiri dari terdiri dari 4 basa nitrogen yaitu adenin (A), timin (T), sitosin (C), dan guanin (G). Struktur ini terbentuk dari kombinasi antara keempat basa nitrogen yang melekat pada molekul gula deoksiribosa dan gugus fosfat. Dari kombinasi tersebut, akan terbentuk dua untaian panjang nukleotida yang berbentuk spiral seperti tangga yang disebut heliks ganda. Di mana, keempat basa nitrogen tersebut akan saling berpasangan satu sama lain (A-T dan C-G) yang membentuk “anak tangga”.
Apa yang Dapat Membuat DNA Bisa Berubah?

Umumnya, DNA bisa berubah karena dipengaruhi oleh beberapa hal berikut ini:
1. Kesalahan Replikasi Sel (Mutasi Alami)
Penyebab yang pertama seringkali terjadi saat proses pembelahan sel. Di mana, sel melakukan kesalahan kecil dalam proses penyalinan DNA yang disebut dengan mutasi spontan. Secara umum, kesalahan ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap tubuh. Namun, pada beberapa kasus tertentu mutasi alami ini dapat menyebabkan perubahan permanen pada DNA.
2. Paparan Radiasi
Penyebab perubahan DNA yang berikutnya adalah paparan sinar radiasi. Jenis radiasi yang paling sering ditemui adalah radiasi sinar ultraviolet yang berasal dari matahari. Pasalnya, paparan sinar UV dapat menyebabkan kerusakan pada sel kulit hingga meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Selain itu, radiasi berenergi tinggi juga dapat merusak susunan basa, memutus rantai, hingga memicu perubahan genetik yang tidak dapat diperbaiki dengan sempurna.
3. Zat Kimia Berbahaya
Selanjutnya, paparan zat kimia tertentu juga dapat bereaksi secara langsung dengan DNA dan mengubah strukturnya. Beberapa yang paling umum ditemui adalah paparan dari asap rokok, polusi, pestisida, atau bahan kimia industri tertentu. kemudian, tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh zat-zat tersebut juga akan bertambah apabila paparan terjadi dalam jangka panjang.
4. Virus dan Infeksi
Kemudian, DNA bisa berubah karena pengaruh dari virus dan infeksi. Bukan tanpa sebab, ternyata ada beberapa jenis virus yang dapat memasukkan materi genetiknya ke dalam DNA sel inang. Sehingga, susunan DNA yang asli akan terganggu oleh materi genetik yang berasal dari virus tersebut. Hal ini juga menyebabkan adanya perubahan pada mekanisme kerja gen yang ada di dalam sel.
5. Faktor Lingkungan Jangka Panjang
Seperti yang sudah kita jelaskan pada poin sebelum, paparan secara terus menerus terhadap faktor pemicu juga akan meningkatkan terjadinya perubahan DNA. Tidak tertutup pada paparan terhadap zat berbahaya, tetapi gaya hidup yang tidak seimbang juga dapat meningkatkan tekanan pada sel. Kondisi ini meningkatkan terjadi perubahan DNA, baik secara langsung maupun melalui proses perbaikan yang tidak sempurna.
6. Rekayasa Genetika & Teknologi
Selain itu, DNA juga bisa diubah secara sengaja melalui teknologi khusus. Salah satu hal yang paling sering dilakukan oleh ilmuwan adalah rekayasa genetika dan penyuntingan genetika. Pada umumnya, teknik ini digunakan dalam sebuah riset atau pengembangan bioteknologi tertentu. Artinya, ilmuwan akan memodifikasi DNA untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Bagaimana Cara Mengetahui DNA?
Setelah mengetahui DNA bisa berubah, cara untuk mengetahui DNA yang paling akurat dan dapat dibuktikan secara ilmiah adalah melalui tes DNA. Tes DNA sendiri dapat diartikan sebagai prosedur pemeriksaan ilmiah yang digunakan untuk menganalisis struktur genetik seseorang. Di mana, sampel genetik seseorang berupa air liur, usap pipi, darah, atau jaringan biologis lainnya akan dianalisis untuk mendapatkan informasi biologis yang sesuai dengan tujuan tes.
Namun, tidak jarang juga masyarakat yang mencoba menelusuri DNA menggunakan riwayat keluarga. Biasanya, mereka akan mencari kemiripan fisik atau karakter tertentu yang berulang dari generasi ke generasi. Akan tetapi, cara ini lebih bersifat informatif dan tidak bisa digunakan untuk keperluan legal. Selain tingkat akurasinya yang rendah, cara ini hanya bisa memberikan indikasi secara umum saja karena tidak menampilkan bukti secara ilmiah.
Global Doctor, Layanan Tes DNA di Indonesia yang Berpengalaman dan Bersertifikasi
Global Doctor menyediakan layanan tes DNA yang didukung oleh laboratorium dengan sertifikasi resmi dari DDC (DNA Diagnostic Center). Sertifikasi tersebut memberikan jaminan atas layanan tes DNA yang profesional, cepat, dan akurat. Terlebih, klinik yang sudah tersertifikasi akan didukung oleh tenaga profesional serta layanan konsultasi untuk membantu memahami proses dan hasil tes secara menyeluruh.
Pastikan untuk memilih klinik profesional dengan layanan tes DNA yang akurat dan kredibel seperti Global Doctor Indonesia. Hubungi Global Doctor Indonesia melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051 untuk informasi lebih lanjut atau menjadwalkan sesi konsultasi. Anda juga bisa mengunjungi secara langsung klinik kami yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Klinik kami siap melayani tes DNA secara profesional dan terpercaya.
Baca Juga:






Komentar