top of page

Pengujian DNA: Semua yang Perlu Diketahui Terkait Jenis dan Kegunaannya

  • Content Admin
  • 6 hari yang lalu
  • 4 menit membaca

Pengujian DNA - Memahami hubungan biologis antar individu dapat dilakukan secara akurat melalui pengujian DNA atau tes DNA. Bahkan, tes DNA mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terkadang tidak bisa dipastikan hanya dari kemiripan fisik maupun cerita keluarga. Saat ini, ada beberapa jenis tes DNA yang dilakukan untuk tujuan yang berbeda-beda. Karenanya, tidak semua tes DNA dilakukan dengan metode yang sama. 


Artikel kali ini akan membahas secara lebih detail dengan apa itu tes DNA dan jenis-jenisnya berdasarkan metode analisisnya. Selain itu, Anda juga bisa memahami jenis-jenis tes DNA yang dapat digunakan untuk membuktikan hubungan keluarga antar individu.


Apa Itu Pengujian DNA?

pengujian dna
Photo by CDC -Unsplash

Mari kita bahas tentang apa itu pengujian DNA terlebih dahulu. Proses pengujian DNA juga sering dikenal dengan istilah tes DNA, di mana struktur genetik seseorang akan dianalisis atas tujuan tertentu. Salah satunya, tes DNA yang digunakan untuk mengidentifikasi hubungan darah seperti tes paternitas (ayah-anak). Hal ini dilakukan atas dasar fakta bahwa setiap individu memiliki pola susunan DNA yang unik.


Saat ini, tes DNA dinilai menjadi salah satu metode yang paling akurat untuk identifikasi biologis. Fakta ini berasal dari pola pewarisan genetik di mana setiap individu akan mewarisi 50% DNA dari ayah dan 50% lainnya dari ibu. Sehingga, hasil tes DNA dapat digunakan sebagai bukti yang sah pada kasus penentuan hak asuh, warisan, atau imigrasi. Bahkan, tes DNA juga memiliki peran tersendiri dalam dunia forensik yaitu untuk membantu mengidentifikasi pelaku/korban kasus kriminal atau korban bencana alam. 


Jenis Pengujian DNA Berdasarkan Metodenya


Kemudian, ada tiga jenis pengujian DNA yang dapat dibedakan berdasarkan metodenya: 


1. Metode STR (Short Tandem Repeats)


Metode analisis DNA yang satu ini sangat cocok jika digunakan dalam tes DNA yang bertujuan untuk menentukan hubungan keluarga. Metode Short Tandem Repeats atau STR dilakukan dengan cara menganalisis bagian DNA yang berulang-ulang dengan pola pendek. Di mana, masing-masing individu memiliki pola yang sangat bervariasi. 


Sehingga, kecocokan pada beberapa pola krusial dapat dianggap sebagai bukti dari adanya hubungan biologis. Kesimpulan ini juga didukung oleh skema pewarisan STR yang diwariskan dari kedua orang tua ke anak. Alhasil, metode ini dianggap sangat efektif untuk menentukan hubungan biologis dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. 


2. Metode SNP (Single Nucleotide Polymorphism)


Tidak jauh berbeda dengan metode STR, Single Nucleotide Polymorphism atau SNP dilakukan dengan menganalisis perbedaan satu huruf DNA yang ada pada posisi tertentu. Perbedaan ini tersebar di seluruh genom manusia dan dapat digunakan untuk analisis jangka panjang atau dalam populasi besar. Karenanya, metode SNP akan lebih cocok apabila digunakan untuk mempelajari genetik populasi, mengetahui asal-usul genetik, atau sekedar menganalisis genetik yang lebih luas. 


3. Metode Whole Genome


Metode analisis yang berikutnya dilakukan dengan menganalisis seluruh urutan DNA yang ada di dalam tubuh seseorang. Metode Whole Genome memungkinkan seseorang untuk mendapatkan gambaran genetik yang paling lengkap karena pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Pada umumnya, metode ini digunakan untuk penelitian tentang genetik atau ketika ada kebutuhan analisis yang mendalam terkait suatu kondisi. 


Jenis-Jenis Pengujian DNA untuk Mengetahui Hubungan Keluarga

pengujian dna
Photo by Arina Krasnikova -Pexels

Seperti yang sudah kita ketahui, ada beberapa jenis pengujian DNA yang dilakukan untuk mengetahui hubungan keluarga. Yaitu: 


Tes DNA Paternitas


Jenis yang pertama ada tes paternitas yang digunakan untuk memastikan, apakah seorang anak memiliki hubungan biologis dengan seorang pria yang diduga sebagai ayah kandung. Tes ini dilakukan dengan membandingkan marker genetik antara sang anak dengan pria yang diduga sebagai ayah kandung. Dengan tingkat akurasi yang tinggi, hasil dari tes paternitas dapat digunakan untuk keperluan legal seperti hak asuh, dokumen imigrasi, hingga warisan.


Tes DNA Prenatal


Selanjutnya, ada tes DNA prenatal yang dilakukan ketika janin masih ada di dalam kandungan. Tes ini juga dapat digunakan untuk mengetahui hubungan biologis dengan calon ayah maupun analisis yang lebih dalam. Pelaksanaan terbagi menjadi dua metode: 

  • Non-Invasive : Hanya menggunakan sampel darah ibu dan calon ayah, sehingga lebih aman untuk ibu dan janin.

  • Invasive (CVS / Amniocentesis): Sampel berasal dari cairan ketuban atau jaringan plasenta. Hasilnya lebih akurat tetapi risikonya juga lebih tinggi.


Tes DNA Avuncular


Tes DNA Avuncular dapat dilakukan ketika ayah atau ibu biologis dari sang anak tidak dapat diuji secara langsung. Alih-alih mencocokannya dengan DNA orang tua, laboratorium akan membandingkan DNA anak dengan DNA paman atau bibi untuk mencari kecocokan genetik. Akan tetapi, tes jenis ini memiliki tingkat akurasi yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tes paternitas atau tes maternitas. 


Tes DNA Siblings


Berikutnya ada tes DNA Siblings yang juga dapat dilakukan sebagai alternatif ketika orang tua kandung tidak dapat diuji. Hasil dari tes ini dapat bersifat full sibling (saudara kandung penuh) atau half sibling (saudara satu orang tua). Biasanya,tingkat kecocokan DNA antara saudara kandung penuh hanya sekitar 50% saja. 


Tes DNA Grandparents


Selain itu, pembuktian hubungan biologis juga dapat dilakukan melalui Grandfather Test. Hampir mirip dengan avuncular test, tes ini digunakan untuk memastikan hubungan biologis antara seorang anak dengan kakek dari pihak ayah. Tujuannya, sebagai alternatif ketika kedua orang biologis tidak dapat diuji secara langsung. 


Rekomendasi Layanan Tes DNA yang Terpercaya


Dapatkan layanan untuk berbagai macam pengujian DNA yang aman, akurat, dan kredibel bersama Global Doctor Indonesia


1. Tes DNA sesuai Kebutuhan


Global Doctor Indonesia menawarkan layanan konsultasi dan fasilitas yang memadai untuk berbagai jenis kebutuhan. Klinik kami menyediakan berbagai jenis tes DNA yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari Pre-natal Test, Paternity Test, Sibling Test, Twin Zygosity Test, hingga tes DNA yang digunakan untuk keperluan imigrasi. 


2. Tes DNA dengan Standar DNA Diagnostic Center


Selain itu, layanan tes DNA yang dimiliki oleh Global Doctor juga sudah sesuai dengan standar akreditasi. Bahkan, klinik kami memiliki sertifikasi secara resmi dari DNA Diagnostic Center.  Sertifikasi tersebut akan menjamin pelayanan tes DNA yang profesional dan terstruktur mulai dari pengambilan sampel, pengiriman, analisis, hingga verifikasi hasil.


Hubungi Global Doctor Indonesia melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051 untuk informasi lebih lanjut atau menjadwalkan sesi konsultasi. Anda juga bisa mengunjungi secara langsung klinik kami yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Klinik kami siap melayani tes DNA secara profesional dan terpercaya.


Baca Juga: 



 
 
 

Komentar


Global Doctor Clinic

Jl. HJ Tutty Alawiyah No 168

Duren Tiga - Kec. Pancoran

Jakarta Selatan 12760

Tel: 62-21-7987219

  • White Instagram Icon
  • White Facebook Icon
bottom of page