Gen Penting Apa Saja yang Diturunkan dari Ibu? Ternyata Ada 5 Gen Ini!
- Content Admin
- 24 Jan
- 3 menit membaca
Gen Apa Saja yang Diturunkan dari Ibu - Ketika berbicara tentang genetika, biasanya pembicaraan akan langsung tertuju soal apakah seseorang mewarisi warna mata atau tinggi badan dari orang tua. Namun, pembahasan tentang genetika ternyata jauh lebih kompleks daripada sekedar pewarisan bentuk fisik. Genetika juga menjelaskan bagaimana seluruh instruksi dalam tubuh kita diturunkan dari generasi sebelumnya. Lantas, gen apa saja yang diturunkan dari ibu?
Artikel ini akan membantu Anda dalam memahami tentang apa itu genetika dan apa saja gen-gen khusus yang sering diturunkan dari ibu ke anak. Selain itu, Anda juga akan memahami alasan mengapa DNA mitokondria hanya bisa diturunkan melalui ibu.
Apa Itu Genetik?

Sebelum membahas tentang gen apa saja yang diturunkan dari ibu, mari kita pelajari terlebih dahulu tentang apa itu genetik. Dalam ilmu biologi, genetik merupakan sebuah cabang ilmu yang mempelajari bagaimana suatu informasi biologi dapat dibawa dari satu generasi ke generasi berikutnya. Cabang ilmu ini pertama kali ditemukan oleh Gregor Mendel melalui eksperimen penyilangan kacang polong pada tahun 1866.
Secara lebih sederhana, genetik akan menjelaskan mengapa seseorang memiliki karakteristik dan sifat tertentu. Pada karakteristik fisik, gen akan menjelaskan bagaimana seseorang memiliki bentuk wajah, warna mata, hingga tinggi badan yang berbeda dari individu lainnya. Sedangkan dari segi non-fisik, gen akan menentukan bagaimana sel tubuh bekerja seperti bagaimana metabolisme tubuh dan kesehatan sistem reproduksi.
Gen Apa Saja yang Diturunkan dari Ibu?

Jadi, 5 gen apa saja yang diturunkan dari ibu ke anak? Ini jawabannya:
1. DNA Mitokondria (mtDNA)
Pertama-tama, seorang ibu akan mewariskan DNA mitokondria atau mtDNA kepada anak. Pasalnya, seluruh mitokondria dari sperma biasanya akan dihancurkan setelah pembuahan. Sehingga, mitokondria yang berada di dalam embrio berasal dari sel telur ibu. Kemudian, mtDNA ini juga dapat digunakan untuk melacak garis keturunan maternal dan mendeteksi penyakit yang diwariskan dari ibu.
2. Sistem Imun Tubuh
Selanjutnya, seorang ibu mewariskan antibodi ke bayi melalui plasenta selama kehamilan dan ASI setelah melahirkan. Meskipun faktor genetik terkait imun seseorang dapat diwariskan dari kedua orang tua, pengaruh maternal pada fase awal kehidupan ternyata memiliki dampak yang kuat.
3. Kondisi Mata
Sesungguhnya, gen yang mengatur warna dan kondisi mata tertentu dapat diwariskan dari ibu maupun ayah. Akan tetapi, kromosom X terlibat dalam pola pewarisan beberapa sifat terkait warna mata seseorang. Karenanya, gen dari ibu bisa lebih dominan dalam menentukan warna mata seseorang. Selain itu, warna mata juga merupakan hasil interaksi banyak gen sehingga hasilnya seringkali tidak dapat diprediksi.
4. Bentuk Rambut
Gen apa saja yang diturunkan dari ibu berikutnya adalah karakteristik rambut seperti rambut yang keriting atau lurus hingga warnanya. Akan tetapi, baik ibu dan ayah dapat menurunkan gen yang mengatur pertumbuhan rambut. Selain itu, bentuk rambut seseorang ternyata juga dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan.
5. Kecerdasan Mental
Kemudian, kromosom X juga akan mewariskan sebagian gen yang berkaitan dengan fungsi kognitif. Di mana, seorang ibu dapat memberikan kromosom X kepada anak laki-laki maupun anak perempuan. Sehingga, pengaruh maternal dinilai memiliki dampak yang lebih besar terhadap kecerdasan anak. Meskipun begitu, pola pengasuhan, asupan nutrisi, dan pendidikan yang diberikan juga akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak.
Kenapa DNA Mitokondria Hanya Bisa Diturunkan dari Ibu?
DNA mitokondria atau mtDNA adalah salah satu dari gen apa saja yang diturunkan dari ibu. Secara sains, ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan mengapa ayah tidak mewariskan DNA mitokondria. Alasan yang pertama adalah terjadi pada saat proses pembuahan. Di mana, sel telur akan membawa mitokondria ke embrio sedangkan mitokondria dari sperma biasanya akan hilang atau dihancurkan.
Oleh karena itu, mitokondria di dalam sel telur ibu adalah satu-satunya sumber mitokondria bagi embrio. Proses ini juga didukung oleh fakta bahwa sel telur dari ibu memiliki jumlah salinan mtDNA yang jauh lebih banyak yaitu 100.000 salinan. Sedangkan sperma dari ayah hanya memiliki 50-75 salinan saja. Kemudian, DNA mitokondria akan diwariskan seorang ibu kepada anak laki-laki dan perempuan. Akan tetapi, hanya anak perempuan yang dapat mewariskan DNA mitokondria tersebut ke generasi berikutnya.
Pastikan untuk memilih klinik dengan layanan tes DNA yang akurat dan kredibel seperti Global Doctor Indonesia. Selain tes DNA, klinik yang terletak di Jakarta Selatan ini juga menyediakan layanan kesehatan bagi anda dan keluarga tercinta. Jadwalkan waktu pertemuan dengan tenaga medis kami melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051. Anda pun juga bisa mengunjungi secara langsung klinik kami yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca Juga:





Komentar