Apakah DNA Bisa Berubah? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiahnya!
- Content Admin
- 13 Mar
- 4 menit membaca
Apakah DNA Bisa Berubah - Seperti yang sudah kita ketahui, setiap individu memiliki instruksi atau informasi dasar yang berbeda-beda. Informasi tersebut tersimpan di dalam DNA yang sekaligus menjelaskan bagaimana setiap individu tetap unik. Namun, tidak semua orang memahami bahwa DNA tidak selalu bersifat tetap dan bisa mengalami perubahan dalam kondisi tertentu. Karenanya, pertanyaan apakah DNA bisa berubah seringkali muncul sebagai topik pembicaraan.
Untuk memahami hal tersebut, Anda perlu memahami terlebih dahulu tentang apa itu DNA dan fungsinya, hingga faktor-faktor yang dapat memengaruhinya. Artikel kali ini akan membahasnya secara ringkas dan mudah dipahami, termasuk bagaimana cara mengetahui DNA melalui tes.
Apa Itu DNA dan Apa Fungsinya?

Pertama, mari kita bahas tentang apa itu DNA dan fungsinya terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan terkait apakah DNA bisa berubah. Jadi, DNA atau Deoxyribonucleic Acid merupakan materi genetik yang menyimpan seluruh informasi biologis yang ada di dalam tubuh manusia. Informasinya dapat berupa perintah untuk membuat organ dan jaringan, bagaimana organ tersebut berfungsi, hingga mengatur karakteristik fisik Anda.
Secara umum, fungsi utama dari DNA adalah untuk menyimpan informasi genetik yang diwariskan dari orang tua ke anak. Kemudian, DNA juga berfungsi dalam mengatur pembentukan protein melalui gen untuk memunculkan sifat-sifat tertentu pada setiap individu. Inilah yang menjadi dasar perbedaan dan keunikan yang ada di setiap individu. Bahkan, tubuh manusia tidak akan memiliki panduan untuk berkembang dan berfungsi dengan benar tanpa adanya DNA.
Apakah DNA Bisa Berubah?
Secara singkat, jawaban dari pertanyaan apakah DNA bisa berubah adalah “Ya, bisa.” Di mana, perubahan kecil pada urutan DNA seringkali dikenal dengan istilah mutasi. Ada mutasi yang terjadi secara alami, namun ada juga mutasi yang terjadi karena dipicu oleh faktor-faktor eksternal. Akan tetapi, sebagian besar perubahan ini biasanya bersifat minor dan tidak memiliki dampak secara langsung terhadap tubuh. Walaupun, ada beberapa perubahan DNA yang dapat memengaruhi bagaimana cara gen bekerja.
Faktor Penyebab Perubahan DNA

Jadi, faktor-faktor yang dapat memengaruhi apakah DNA bisa berubah adalah sebagai berikut:
1. Kesalahan Replikasi Sel (Mutasi Alami)
Tahukan Anda, mutasi alami DNA terjadi ketika ada kesalahan replikasi sel saat proses pembelahan. Pasalnya, DNA harus menggandakan diri dan menyalin dengan sangat presisi. Akan tetapi, kesalahan kecil bisa saja terjadi secara alami yang disebut mutasi spontan. Mutasi ini dapat mengubah susunan satu atau beberapa basa DNA dan tidak memiliki dampak yang signifikan. Namun, ada juga mutasi yang dapat memengaruhi fungsi gen dalam pembuatan protein.
2. Radiasi
Faktor yang berikutnya dipengaruhi oleh salah satu faktor eksternal yaitu radiasi. Salah satu jenis radiasi yang paling umum dan dapat merusak struktur DNA adalah radiasi sinar ultraviolet (UV) atau radiasi pengion. Contoh yang paling nyata adalah bagaimana sinar UV dapat merusak sel-sel kulit manusia dan meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.
3. Zat Kimia Berbahaya
Selanjutnya, zat-zat kimia berbahaya tertentu ternyata juga bisa menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya mutasi. Seperti seperti asap rokok, pestisida, atau bahkan bahan industri tertentu. Zat-zat ini dapat bereaksi dengan DNA yang kemudian dapat mengubah struktur basanya. Sehingga, dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya mutasi DNA.
4. Faktor Lingkungan
Ternyata, kondisi lingkungan secara umum juga akan memengaruhi DNA baik secara langsung maupun tidak. Lingkungan yang dimaksud meliputi polusi, pola makan, stres, dan infeksi. Biasanya, faktor-faktor tersebut dapat memicu perubahan cara kerja gen atau bahkan kerusakan DNA. Akan tetapi, faktor-faktor tersebut tidak secara langsung mengubah urutan DNA itu sendiri.
5. Rekayasa Genetika (Buatan Manusia)
Selain itu, perubahan DNA juga dapat dilakukan secara sengaja melalui rekayasa genetik. Metode ini seringkali digunakan dalam sebuah riset dan pengobatan untuk memperbaiki atau mengubah gen tertentu. Harapannya, perbaikan atau pengubahan gen tersebut dapat membantu seseorang mencapai kondisi normal yang ingin dituju.
Bagaimana Cara Mengetahui DNA melalui Tes DNA?
Terlepas dari apakah DNA bisa berubah, informasi tentang DNA bisa Anda dapatkan melalui beberapa cara berikut:
1. Tes DNA
Metode yang paling akurat dan terbukti secara ilmiah untuk mendapatkan informasi tentang DNA adalah melalui tes DNA. Metode ini dilakukan dengan menganalisis DNA yang ada di sampel seperti air liur, usapan pipi, atau darah untuk membaca penanda genetik atau bagian DNA tertentu. Umumnya, digunakan untuk mengetahui hubungan keluarga, jenis kembar, hingga identitas biologis.
2. Melalui Riwayat Keluarga
Kemudian, riwayat keluarga memberi gambaran awal tentang bagaimana DNA seseorang. Pasalnya, DNA akan diwariskan dari kedua orang tua ke anaknya. Sehingga, akan ditemukan kemiripan fisik atau karakter tertentu yang berulang dalam keluarga. Cara ini lebih bersifat informatif dan hanya memberikan indikasi umum karena tidak menampilkan bukti secara ilmiah.
3. Tes DNA di Rumah
Tidak hanya dilakukan di laboratorium, tes DNA juga dapat dilakukan sendiri dengan menggunakan kit khusus. Pada kasus ini, Anda akan diminta untuk mengumpulkan sampel air liur atau usap pipi ke dalam wadah khusus yang sudah disediakan. Lalu, sampel tersebut harus Anda kirimkan ke laboratorium untuk dianalisis. Metode ini memang terlihat lebih praktis dan mudah, akan tetapi akurasi hasil akan tergantung dari kualitas kit dan laboratorium penyedianya.
Global Doctor, Layanan Tes DNA di Indonesia yang Berpengalaman dan Bersertifikasi
Dapatkan layanan tes DNA yang aman dan terpercaya bersama Global Doctor Indonesia yang sudah memiliki pengalaman selama lebih dari 10 tahun. Klinik kami menyediakan layanan tes DNA dengan laboratorium yang sudah tersertifikasi secara resmi dari DDC (DNA Diagnostic Center). Selain itu, Anda juga bisa mengakses layanan konsultasi medis/konselor yang dapat membantu dalam memahami pilihan tes, interpretasi hasil, dan risiko-risiko yang mungkin terjadi.
Anda bisa mengunjungi secara langsung klinik yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Atau jadwalkan waktu pertemuan dengan tenaga medis kami melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051.
Baca Juga:






Komentar