top of page

Jenis Tes DNA, 5 Pilihan yang Paling Sering Dilakukan dan Cara Pemilihan yang Tepat

  • Content Admin
  • 15 Feb
  • 4 menit membaca

Jenis Tes DNA - Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, informasi tentang hubungan biologis seseorang dapat diperoleh melalui tes DNA. Tidak hanya hubungan biologis saja, tes DNA juga dapat digunakan untuk mencari informasi terkait silsilah keluarga hingga identitas etnis. Terlebih lagi, kini berbagai jenis tes DNA sudah semakin mudah untuk diakses dan digunakan oleh masyarakat secara umum. 


Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara lebih detail tentang apa itu tes DNA. Selain itu, Anda juga akan diajak untuk memahami alasan mengapa tes DNA penting sekaligus kelima jenis tes yang paling sering dilakukan. 


Apa Itu Tes DNA dan Mengapa Penting?

jenis tes dna
Photo by Julia Koblitz -Unsplash

Sebelum memasuki penjelasan terkait jenis tes DNA, mari kita pahami terlebih dahulu tentang apa itu tes DNA. Tes DNA sendiri dapat diartikan sebagai prosedur pemeriksaan ilmiah yang digunakan untuk menganalisis struktur genetik seseorang. Hal ini dilakukan atas dasar fakta bahwa setiap individu memiliki pola susunan DNA yang unik. Oleh karena itu, tes DNA dapat digunakan untuk mengidentifikasi hubungan darah seperti tes paternitas (ayah-anak).


Lantas, mengapa tes DNA menjadi penting? Seperti yang sudah kita ketahui, tes DNA menjadi salah satu metode yang paling akurat untuk identifikasi biologis. Dengan begitu, hasil tes DNA dapat digunakan sebagai bukti yang sah pada kasus penentuan hak asuh, warisan, atau imigrasi. Bahkan, tes DNA juga memiliki peran tersendiri dalam dunia forensik. Salah satunya untuk membantu mengidentifikasi pelaku/korban kasus kriminal atau korban bencana alam. 


Secara umum, prosedur pelaksanaan tes DNA akan diawali dengan pengambilan sampel yang dilakukan oleh petugas. Sampel yang dimaksud dapat berasal jaringan bagian dalam pipi (buccal swab), darah, rambut, atau jaringan tubuh lainnya. Kemudian, petugas akan mengekstraksi DNA dan menganalisis marker genetiknya. Dari hasil analisis inilah akan diketahui informasi biologis yang dibutuhkan. 


5 Jenis Tes DNA yang Paling Sering Dilakukan


Setidaknya ada 5 jenis tes DNA yang paling sering dilakukan oleh masyarakat, yaitu: 


1. Tes DNA Paternity


Jenis yang pertama yaitu Paternity Test yang dilakukan untuk memastikan hubungan biologis antara seorang anak dengan seorang laki-laki yang terduga sebagai ayah kandungnya. Tes ini dilakukan berdasarkan fakta bahwa seorang anak mewarisi 50% DNA dari ayah dan 50% DNA dari ibu. Sehingga, tes dilakukan dengan cara menganalisis kesamaan marker genetik antara anak tersebut dengan pria yang diuji.


2. Tes DNA Prenatal


Berikutnya, ada jenis tes DNA yang dilakukan ketika bayi masih ada di dalam kandungan seperti tes paternitas pre-natal. Pada umumnya, tes ini dapat dilakukan menggunakan dua metode yaitu Non-Invasive Prenatal Paternity (NIPP) atau Invasive Methods (CVS / Amniocentesis).  


3. Tes DNA Zigositas (Kembar)


Kemudian, ada tes DNA zigositas atau yang sering dikenal dengan tes DNA anak kembar. Tes ini memiliki tujuan untuk menentukan apakah sepasang/lebih saudara kembar termasuk ke dalam kembar identik (monozigot) atau kembar non-identik (fraternal). Analisisnya dilakukan dengan membandingkan penanda marker genetik yang paling umum yaitu Short Tandem Repeats (STR).


4. Tes DNA Grandparents


Selain itu, pembuktian hubungan biologis juga dapat dilakukan melalui Grandfather Test. Tes ini akan memastikan hubungan biologis antara seorang anak dengan kakek dari pihak ayah. Meskipun begitu, Grandfather Test memiliki akurasi yang lebih rendah jika dibandingkan dengan tes orang tua-anak. 


5. Tes DNA Ancestry


Terakhir dalam daftar ini, ada tes DNA keturunan yang digunakan untuk menelusuri asal-usul leluhur, etnis, hingga hubungan kekerabatan berdasarkan sampel DNA. Tes ini dapat dilakukan dengan menganalisis DNA autosomal, Y-DNA, atau mtDNA untuk mendapatkan informasi tersebut. Bahkan, hasil dari tes DNA keturunan memungkinkan seseorang untuk bertemu dengan kerabat yang sebelumnya tidak dikenal. 


Bagaimana Cara Memilih Jenis Tes DNA yang Tepat?

jenis tes dna
Photo by Paloma Gil -Pexels

Kemudian, pastikan Anda juga memahami cara memilih jenis tes DNA yang tepat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut: 


1. Tentukan Jenis Pemeriksaan


Ada berbagai jenis tes DNA yang dapat diakses dengan tujuan yang berbeda-beda. Setiap jenis tes DNA dirancang untuk tujuan yang berbeda. Sehingga, langkah paling awal yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan tes DNA adalah menentukan  tujuan pemeriksaan. Dengan begitu, Anda dapat menghindari pemeriksaan yang tidak relevan dan memilih tes yang paling efisien secara waktu maupun biaya. 


2. Pertimbangkan Kebutuhan Legalitas


Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua tes DNA memiliki kekuatan hukum. Sehingga, hasil tes DNA yang akan digunakan untuk keperluan legal harus dilakukan dengan prosedur khusus. Mulai dari verifikasi identitas hingga prosedur chain of custody (CoC) agar hasil tidak dapat dipalsukan atau diperdebatkan.


3. Periksa Metode Pengambilan Sampel


Kemudian, setiap tes DNA terkadang memiliki metode pengambilan sampel yang berbeda-beda. Karenanya, Anda harus memastikan metode pengambilan sampel yang digunakan sebelum memutuskan untuk melakukan tes DNA. Terutama, jika tes DNA akan dilakukan terhadap bayi, anak-anak, atau ibu hamil. 


4. Sesuaikan dengan Budget


Selain itu, biaya tes DNA bisa sangat bervariasi tergantung pada jenis, tujuan, kecepatan hasil, hingga jumlah individu yang diperiksa. Tes dengan analisis yang lebih kompleks atau digunakan untuk keperluan legal umumnya memiliki biaya lebih tinggi.  Menyesuaikan pilihan tes dengan anggaran membantu Anda mendapatkan layanan dan hasil tes DNA yang sesuai dengan kebutuhan. 


5. Pilih Laboratorium yang Kredibel dan Bersertifikasi


Dalam pelaksanaan tes DNA, pastikan Anda memilih laboratorium yang sudah bersertifikasi nasional atau bahkan internasional. Sertifikasi serta pengalaman laboratorium akan sangat berpengaruh pada akurasi hasil, keabsahan laporan, hingga keamanan data pribadi. Terlebih, klinik yang sudah tersertifikasi akan didukung oleh tenaga profesional serta layanan konsultasi untuk membantu memahami proses dan hasil tes secara menyeluruh.


Pilihlah klinik dengan layanan tes DNA yang sudah tersertifikasi secara resmi dari DDC (DNA Diagnostic Center) seperti Global Doctor Indonesia. Hubungi Global Doctor Indonesia melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051 untuk informasi lebih lanjut atau menjadwalkan sesi konsultasi. Anda juga bisa mengunjungi secara langsung klinik kami yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Klinik kami siap melayani tes DNA secara profesional dan terpercaya.


Baca Juga: 



 
 
 

Komentar


Global Doctor Clinic

Jl. HJ Tutty Alawiyah No 168

Duren Tiga - Kec. Pancoran

Jakarta Selatan 12760

Tel: 62-21-7987219

  • White Instagram Icon
  • White Facebook Icon
bottom of page