top of page

Fakta Ilmiah tentang Jumlah Kromosom Manusia, Ini yang Perlu Kamu Tahu!

  • Content Admin
  • 19 Des 2025
  • 4 menit membaca

Jumlah Kromosom Manusia - Kromosom merupakan suatu komponen penting yang ada di dalam tubuh manusia. Selain itu, kromosom manusia juga menjadi salah satu hal penting dalam dunia kedokteran dan biologi. Bukan tanpa sebab, kekurangan atau kelebihan jumlah kromosom dalam tubuh manusia ternyata dapat menyebabkan gangguan serius. Lantas, berapa jumlah kromosom manusia dalam kondisi normal? 


Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas secara detail tentang apa itu kromosom, berapa jumlahnya, peran, serta fungsinya. Dengan memahami konsep dasar ini, Anda akan lebih mudah memahami korelasi antara kromosom dengan tes DNA. 


Apa Itu Kromosom?

 jumlah kromosom manusia
Photo by Afra Ramió -Unsplash

Sebelum mengetahui jumlah kromosom manusia, alangkah lebih baik untuk mempelajarinya dari segi definisi dan strukturnya terlebih dahulu. Jadi, kromosom berbentuk seperti benang kecil yang terdapat di dalam inti sel atau nukleus. Kromosom sendiri terdiri dari untaian DNA panjang yang melilit protein histon agar dapat menjadi struktur yang padat dan masuk ke inti sel. Kemudian, DNA yang ada di dalam kromosom akan menyimpan seluruh informasi genetik yang menentukan sifat biologis setiap manusia. Mulai dari warna mata, bentuk tubuh, dan jenis kelamin.


Dari segi struktur, setiap kromosom memiliki dua bagian utama yang disebut lengan pendek (p) dan lengan panjang (q). Lalu, kedua bagian tersebut akan dipisahkan oleh sebuah sentromer yang terletak di tengah.  Pada proses pembelahan, sentromer akan mengikat dua salinan identik kromosom yang disebut kromatid saudara. Barulah setelah itu, kromatid-kromatid ini akan terpisah dari sentromer dan membentuk kromosom baru. Selain itu, kromosom juga bertugas untuk memastikan DNA tetap terlindungi dan tidak rusak selama proses pembelahan berlangsung.


Berapa Jumlah Kromosom Manusia?

jumlah kromosom manusia
Photo by Sabesh Photography LTD -Unsplash

Jumlah kromosom manusia adalah 46 kromosom yang masih terbagi lagi menjadi dua jenis kromosom yaitu kromosom autosom dan kromosom gonosom. Berikut penjelasannya secara detail: 


Jumlah Kromosom Autosom


Pertama, ada kromosom autosom atau kromosom yang tidak menentukan jenis kelamin. Akan tetapi, kromosom ini berfungsi untuk membawa dan mengatur berbagai sifat biologi dan fungsi tubuh manusia. Setiap manusia memiliki 22 pasang kromosom autosom atau dengan jumlah total 44 kromosom. Pada umumnya, autosom akan diberi nomor dari 1 hingga 22. 


Di mana, nomor 1 menandakan autosom yang paling besar dan nomor 22 menandakan autosom yang paling kecil. Pengukuran ini dilakukan berdasarkan ukuran dan jumlah gen yang dikandungnya. Sedangkan gen-gen yang terkandung di dalam kromosom autosom akan mengatur berbagai karakteristik. Seperti warna kulit, bentuk wajah, golongan darah, serta kecenderungan terhadap penyakit tertentu.


Jumlah Kromosom Gonosom


Kemudian, ada kromosom gonosom atau kromosom kelamin. Sesuai dengan namanya, kromosom gonosom memiliki fungsi untuk menentukan jenis kelamin biologis seseorang. Sekaligus membawa gen yang berperan dalam perkembangan organ reproduksi. Setiap manusia hanya memiliki 1 pasang kromosom gonosom atau dengan jumlah total 2 kromosom.

  • Perempuan memiliki dua kromosom X yaitu XX.

  • Laki-laki memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y yaitu XY.

Kromosom X mengandung lebih dari 1.000 gen, sedangkan kromosom Y memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dan hanya berisi sekitar 70-200 gen saja. 


Peran dan Fungsi Kromosom


Dari seluruh jumlah kromosom manusia, kromosom memiliki peran dan fungsi sebagai berikut: 


1. Menyimpan Informasi Genetik


Fungsi pertama dari kromosom adalah untuk menyimpan informasi genetik. Kromosom menyimpan gen-gen yang akan mengkode protein dan dapat mempengaruhi sifat biologis setiap individu. seperti warna mata, struktur tubuh, dan lain-lain. Gen-gen ini berada di titik tertentu pada kromosom yang disebut lokus sehingga bisa diidentifikasi secara spesifik.


2. Mengatur Pewarisan Sifat


Kedua, kromosom juga akan mengatur pewarisan sifat manusia. Pada saat proses reproduksi, masing-masing orang tua akan menyumbang satu set kromosom kepada anaknya. Sehingga, seorang anak biasanya akan mewarisi gabungan sifat dari kedua orang tuanya. Kemudian, gabungan tersebut akan menciptakan kombinasi unik yang menentukan variasi genetik di setiap generasi. 


3. Mencegah Kerusakan DNA


Selain itu, kromosom memiliki struktur yang dapat membantu menjaga DNA agar tidak rusak atau terlilit sembarangan di dalam inti sel. Selama pembelahan sel, kromosom memastikan DNA disalin dan dibagi secara tepat ke sel anak. Mengurangi risiko adanya kesalahan atau mutasi selama pembagian.


Tes DNA yang Dapat Diketahui untuk Mengetahui Genetik Seseorang


Selain jumlah kromosom manusia, ada beberapa jenis tes DNA yang harus Anda pahami dalam mengetahui genetik seseorang. 


Tes DNA Ancestry (Keturunan)


Tujuan dan fungsi utama dilakukannya tes DNA keturunan adalah untuk menelusuri asal-usul etnis dan geografis seseorang. Selain itu, hasil tes ini diharapkan dapat membantu seseorang dalam memahami bagaimana gen mereka diturunkan dari nenek moyang. Analisis ini bisa menunjukkan persentase genetik dari berbagai wilayah dunia (misalnya Asia Timur, Eropa, atau Afrika).Ada beberapa metode yang digunakan:


  • Autosomal DNA Testing: Menganalisis 22 pasang kromosom autosom untuk mengetahui campuran gen dari kedua orang tua.

  • Y-DNA Testing: Melacak garis keturunan dari pihak ayah dan hanya dapat dilakukan pada laki-laki.

  • mtDNA Testing (Mitochondrial DNA): Melacak garis keturunan dari pihak ibu, karena DNA mitokondria hanya diturunkan oleh ibu. Akan tetapi, metode ini dapat digunakan baik oleh laki-laki dan perempuan. 


Tes DNA Relationship (Paternity, Prenatal, etc)


Selanjutnya, ada tes DNA Relationship yang digunakan untuk menentukan hubungan biologis antara dua atau lebih individu, seperti ayah-anak, ibu-anak, saudara kandung, atau kakek-nenek. Hasil dari tes ini dapat memberikan kepastian secara ilmiah mengenai hubungan darah antara individu tersebut. Sedangkan jenis-jenis tes DNA Relationship yang umum dilakukan:


  • Paternity Test: Membuktikan hubungan biologis ayah dengan anak.

  • Prenatal Test: Membuktikan hubungan biologis ayah dan anak ketika bayi masih dalam kandungan. 

  • Maternity Test (Ibu-Anak): Memastikan hubungan biologis antara ibu dan anak yang biasanya digunakan dalam kasus adopsi atau imigrasi. 

  • Sibling / Grandparent / Avuncular Test: Hanya digunakan apabila orang tua tidak tersedia untuk diuji karena memiliki tingkat akurasi yang lebih rendah.


Dapatkan layanan tes DNA yang aman, akurat, dan kredibel bersama Global Doctor Indonesia yang telah bekerja sama dengan DDC di Indonesia dan Amerika Serikat untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik. Anda bisa mengunjungi secara langsung klinik yang terletak di Mampang Business Park, Blok B No.37 Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 301, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Atau jadwalkan waktu pertemuan dengan tenaga medis kami melalui admin di 0852-1956-0526 atau (021) 50918051.


Baca Juga:


Referensi Sumber:

 
 
 

Komentar


LogoGD2014-Web.png

Mampang Business Park

Jl Buncit Raya No 301 Blok B no 37

Jakarta 12760

Tel: 62-21-50918051

  • White Instagram Icon
  • White Facebook Icon
bottom of page